Back to results

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Penggunaan multi isolat bakteri pelarut fosfat, pupuk SP36 dan pupuk organik cair untuk meningkatkan produktifitas tanaman kedelai (Glycine max L. Merril) di tanah masam

Abstract

dc:description.abstract

INDONESIA: Kedelai (Glycine max L. Merril) merupakan komoditas tanaman pangan yang mengandung protein cukup tinggi. Kebutuhan Masyarakat terhadap kedelai (Glycine max L. Merril) terus meningkat, akan tetapi peningkatan produksi tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) mengalami kendala dengan tidak tersedianya wilayah produksi yang permanen sehingga mudah tergeser oleh tanaman pangan yang lain. Oleh karena itu peningkatan produktifitas tanaman kedelai (Glycine max L. Merril) diarahkan pada lahan masam yang berada di Luar Jawa, sedangkan tanah masam pada umumnya memiliki kandungan Al, Fe, Mn yang sangat tinggi dan N, P, K, Ca, Mg, dan Mo yang sangat rendah, hal inilah yang menyebabkan terjadinya kendala pada peningkatan produksi kedelai (Glycine max L. Merril) di Tanah Masam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan pupuk organik cair, pupuk anorganik (SP36) dan pupuk hayati (inokulsi bakteri pelarut Fosfat) dapat peningkatkan produktifitas tanaman kedelai (Glycine max L. Merril)di tanah masam. Penelitian ini dilaksanakan pada Tanggal 01 Februari 2010 – 30 Juni 2011 di Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) Malang. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (3 faktor) diulang 3 kali. Faktor pertama: tanpa pupuk cair/dengan pupuk cair, faktor ke-2 dosis SP36: 0g / 3gram / 6gram perpot. Faktor ke-3 Inokulasi Bakteri Pelarut Fosfat: tanpa Inokulsi / inokulasi bakteri M1 / Inokulasi bakteri M2 / inokulasi bakteri M1+M2 / Inokulasi Komersil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk SP36 pada takaran 3 gram dapat meningkatkan berat kering tanaman sebanyak 0.94 gram/tanaman. Pemberian pupuk SP36 sebanyak 3 gram yang dikombinasikan dengan Inokulasi multi bakteri pelarut Fosfat M1 dapat meningkatkan hasil biji 17.7%, interaksi multi isolat bakteri pelarut Fosfat, pupuk SP36 dan pupuk organik cair dapat meningkatkan hasil biji sebanyak 76%. ENGLISH: Soybean (Glycine max L. Merrill) is a commodity food crops that contain high protein. Society needs to soybean (Glycine max L. Merrill) continues to increase, but increased production of soybean (Glycine max L. Merrill) having problems with the unavailability of a permanent production areas so easily displaced by other food crops. Therefore, increasing the productivity of soybean (Glycine max L. Merrill) is directed on sour land located outside Java, while the acid soils generally contain Al, Fe, Mn is very high and the N, P, K, Ca, Mg, and Mo are very low, it is this which leads to constraints on increasing production of soybeans (Glycine max L. Merrill) in the Land of Sour. This study aims to determine whether the use of liquid organic fertilizer, inorganic fertilizer (SP36) and biofertilizer (inokulsi bacteria Phosphate solvent) may be increasing the productivity of soybean (Glycine max L. Merrill) on acid soils. The research was conducted on the Date of 01Februari 2010 - 30 June 2011 at the Research Institute for Crop Legumes and Tuber (Balitkabi) Malang. Using the Random Groups Design (3 factors) was repeated 3 times. The first factor: without liquid fertilizer / with liquid fertilizer, the factor-2 dose SP36: 0g/3g/6g/polybag. Factors to Bacterial Solvents Inoculation-3 Phosphate: without Inokulsi / M1/Inokulasi bacterial inoculation of bacteria M2/inokulasi M1 + bacteria M2/Inokulasi Commercial. The results showed that the treatment of SP36 at the dose of 3 grams of dry weight of plants can increase as much as 0.94 grams / plant. Giving SP36 as much as 3 grams combined with multi bacterial inoculation Phosphate M1 solvent can increase grain yield 17.7%, the interaction of multiple isolates of bacteria solvent Phosphate, SP36 and liquid organic fertilizer can increase grain yield by 76 %.

Degree

thesis:*
Name dc:type.qualificationname
other
Level dc:type.qualificationlevel
undergraduate
Grantor dc:publisher.institution
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
Year dc:date.issued
2011

Author and committee

dc:creator, dc:contributor.*
Author dc:creator
  • Rusdianti, Inta

Subjects

dc:subject × 1

Rights

Language dc:language
id, en

Chain of custody

source
Harvested from
Maulana Malik Ibrahim Islamic State University Malang
Base URL
etheses.uin-malang.ac.id/cgi/oai2
Last updated
2026-07-24
Source record
OAI-PMH GetRecord
citation

Rusdianti, Inta. Penggunaan multi isolat bakteri pelarut fosfat, pupuk SP36 dan pupuk organik cair untuk meningkatkan produktifitas tanaman kedelai (Glycine max L. Merril) di tanah masam. undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2011.