{"id":{"repo_id":"malang","oai_identifier":"oai:etheses.uin-malang.ac.id:843"},"canonical_url":"https://search.dev.ndltd.org/etd/malang/oai:etheses.uin-malang.ac.id:843","repository":{"repo_id":"malang","name":"Maulana Malik Ibrahim Islamic State University Malang","base_url":"http://etheses.uin-malang.ac.id/cgi/oai2"},"display":{"title":"Budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) pada PT. Gunungmas Gondanglegi Malang","abstract":"INDONESIA: Budaya organisassi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang masih erat kaitannya dengan budaya organisasi kolektivisme yang dikemukakan oleh Hofstede ini berkembang di wilayah timur yang memiliki ciri khusus yaitu bekerja berkelompok dan rasa kekerabatan yang masih kental khususnya pada suku jawa. PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang sebagian besar memiliki karyawan yang berasal dari suku jawa, maka dengan adanya penelitian ini bertujuan utuk menganalisis budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang ada pada PT. Guung Mas Gondanglegi Malang berdasarkan persepsi anggota organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan etnografi yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan gambaran yang mendalam tentang budaya kerja-kekeluargaan yang berkembang pada perusahaan PT. Gunungmas Gondanglegi Malang. Data-data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan ketentuan sesuai dengan metode pendekatan etnografi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang ada pada PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang masih dirasa sangat kental, hal ini ditandai dengan tingginya rasa gotong royong antar karyawan, rasa paseduluran yang kuat, dan suasana kerja yang nyaman dan tidak mengikat. Penerapan budaya organisasi semacam ini tidak lepas dari latar belakang perusahaan sebagai perusahaan keluarga dan karyawan yang kebanyakan memiliki hubungan kekeluargaan. ENGLISH: Work-family culture are closely related to the organizational culture of collectivism proposed by Hofstede which developed in the eastern region that have specific characteristics such as work in groups and have a strong sense of kinship, especially in Java tribe. PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang have a lot of employees who come from Java tribe, this research will be analyze the work-family culture at PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang based on the perception of the organization's members. This research uses descriptive qualitative and ethnographic approach. The aims of this research to describe and provide in-depth description about the work- family culture that developed at PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang. Data were obtained through observation, interviews, and documentation in accordance with the provisions of the ethnographic approach. The results of this study indicate that the work-family culture at PT.Gunung Mas Gondanglegi Malang still exists. It is characterized by a high sense of mutual cooperation among employees, strong brotherhood, and a comfortable working environment. This occurs because the background of the company as a family company and employees who mostly have a familial relationship.","abstract_html":"INDONESIA: Budaya organisassi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang masih erat kaitannya dengan budaya organisasi kolektivisme yang dikemukakan oleh Hofstede ini berkembang di wilayah timur yang memiliki ciri khusus yaitu bekerja berkelompok dan rasa kekerabatan yang masih kental khususnya pada suku jawa. PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang sebagian besar memiliki karyawan yang berasal dari suku jawa, maka dengan adanya penelitian ini bertujuan utuk menganalisis budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang ada pada PT. Guung Mas Gondanglegi Malang berdasarkan persepsi anggota organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan etnografi yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan gambaran yang mendalam tentang budaya kerja-kekeluargaan yang berkembang pada perusahaan PT. Gunungmas Gondanglegi Malang. Data-data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan ketentuan sesuai dengan metode pendekatan etnografi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang ada pada PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang masih dirasa sangat kental, hal ini ditandai dengan tingginya rasa gotong royong antar karyawan, rasa paseduluran yang kuat, dan suasana kerja yang nyaman dan tidak mengikat. Penerapan budaya organisasi semacam ini tidak lepas dari latar belakang perusahaan sebagai perusahaan keluarga dan karyawan yang kebanyakan memiliki hubungan kekeluargaan. ENGLISH: Work-family culture are closely related to the organizational culture of collectivism proposed by Hofstede which developed in the eastern region that have specific characteristics such as work in groups and have a strong sense of kinship, especially in Java tribe. PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang have a lot of employees who come from Java tribe, this research will be analyze the work-family culture at PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang based on the perception of the organization&#x27;s members. This research uses descriptive qualitative and ethnographic approach. The aims of this research to describe and provide in-depth description about the work- family culture that developed at PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang. Data were obtained through observation, interviews, and documentation in accordance with the provisions of the ethnographic approach. The results of this study indicate that the work-family culture at PT.Gunung Mas Gondanglegi Malang still exists. It is characterized by a high sense of mutual cooperation among employees, strong brotherhood, and a comfortable working environment. This occurs because the background of the company as a family company and employees who mostly have a familial relationship.","abstract_has_math":false,"creators":["Maksum, Ikhsan"],"institution":"Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim","degree_name":"other","degree_level":"undergraduate","degree_discipline":null,"degree_department":null,"school":null,"contributors":[],"advisors":[],"committee_chairs":[],"committee_members":[],"year":2015,"date_issued":"2015-01","date_published":"2015-01","updated_at":"2026-07-24T03:00:57Z","subjects":["150311 Organisational Behaviour"],"languages":["id","en","ar"],"rights":[],"rights_urls":[],"identifier_entries":[]},"links":{"outbound_url":"http://etheses.uin-malang.ac.id/843/11/11510078%20Lampiran.rar","outbound_label":"Repository record","outbound_source":"dc:identifier.uri"},"metadata_groups":[{"id":"people","label":"People","entries":[{"key":"dc:creator","label":"Author","values":["Maksum, Ikhsan"]}]},{"id":"academic_context","label":"Academic Context","entries":[{"key":"dc:date","label":"Dc Date","values":["2015-01-08"]},{"key":"dc:date.issued","label":"Date","values":["2015-01"]},{"key":"dc:publisher.department","label":"Dc Publisher Department","values":["Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen"]},{"key":"dc:publisher.institution","label":"Dc Publisher Institution","values":["Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim"]},{"key":"dc:relation.isreferencedby","label":"Dc Relation Isreferencedby","values":["http://etheses.uin-malang.ac.id/843/"]},{"key":"dc:type","label":"Dc Type","values":["Thesis"]},{"key":"dc:type.qualificationlevel","label":"Dc Type Qualificationlevel","values":["undergraduate"]},{"key":"dc:type.qualificationname","label":"Dc Type Qualificationname","values":["other"]}]},{"id":"subjects_keywords","label":"Subjects and Keywords","entries":[{"key":"dc:subject","label":"Dc Subject","values":["150311 Organisational Behaviour"]}]},{"id":"language_rights","label":"Language and Rights","entries":[{"key":"dc:language","label":"Dc Language","values":["id","en","ar"]}]},{"id":"identifiers","label":"Identifiers","entries":[{"key":"dc:identifier.uri","label":"Identifier URI","values":["http://etheses.uin-malang.ac.id/843/1/11510078%20Pendahuluan.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/2/11510078%20Indonesia.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/3/11510078%20Inggris.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/4/11510078%20Arab.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/5/11510078%20Bab%201.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/6/11510078%20Bab%202.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/7/11510078%20Bab%203.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/8/11510078%20Bab%204.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/9/11510078%20Bab%205.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/10/11510078%20Daftar%20Pustaka.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/11/11510078%20Lampiran.rar"]}]},{"id":"additional","label":"Additional Metadata","entries":[{"key":"dc:description.abstract","label":"Abstract","values":["INDONESIA: Budaya organisassi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang masih erat kaitannya dengan budaya organisasi kolektivisme yang dikemukakan oleh Hofstede ini berkembang di wilayah timur yang memiliki ciri khusus yaitu bekerja berkelompok dan rasa kekerabatan yang masih kental khususnya pada suku jawa. PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang sebagian besar memiliki karyawan yang berasal dari suku jawa, maka dengan adanya penelitian ini bertujuan utuk menganalisis budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang ada pada PT. Guung Mas Gondanglegi Malang berdasarkan persepsi anggota organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan etnografi yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan gambaran yang mendalam tentang budaya kerja-kekeluargaan yang berkembang pada perusahaan PT. Gunungmas Gondanglegi Malang. Data-data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan ketentuan sesuai dengan metode pendekatan etnografi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang ada pada PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang masih dirasa sangat kental, hal ini ditandai dengan tingginya rasa gotong royong antar karyawan, rasa paseduluran yang kuat, dan suasana kerja yang nyaman dan tidak mengikat. Penerapan budaya organisasi semacam ini tidak lepas dari latar belakang perusahaan sebagai perusahaan keluarga dan karyawan yang kebanyakan memiliki hubungan kekeluargaan. ENGLISH: Work-family culture are closely related to the organizational culture of collectivism proposed by Hofstede which developed in the eastern region that have specific characteristics such as work in groups and have a strong sense of kinship, especially in Java tribe. PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang have a lot of employees who come from Java tribe, this research will be analyze the work-family culture at PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang based on the perception of the organization's members. This research uses descriptive qualitative and ethnographic approach. The aims of this research to describe and provide in-depth description about the work- family culture that developed at PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang. Data were obtained through observation, interviews, and documentation in accordance with the provisions of the ethnographic approach. The results of this study indicate that the work-family culture at PT.Gunung Mas Gondanglegi Malang still exists. It is characterized by a high sense of mutual cooperation among employees, strong brotherhood, and a comfortable working environment. This occurs because the background of the company as a family company and employees who mostly have a familial relationship."]},{"key":"dc:format","label":"Dc Format","values":["text","other"]},{"key":"dc:title","label":"Title","values":["Budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) pada PT. Gunungmas Gondanglegi Malang"]}]}],"canonical_facts":{"dc:creator":["Maksum, Ikhsan"],"dc:date":["2015-01-08"],"dc:date.issued":["2015-01"],"dc:description.abstract":["INDONESIA: Budaya organisassi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang masih erat kaitannya dengan budaya organisasi kolektivisme yang dikemukakan oleh Hofstede ini berkembang di wilayah timur yang memiliki ciri khusus yaitu bekerja berkelompok dan rasa kekerabatan yang masih kental khususnya pada suku jawa. PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang sebagian besar memiliki karyawan yang berasal dari suku jawa, maka dengan adanya penelitian ini bertujuan utuk menganalisis budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang ada pada PT. Guung Mas Gondanglegi Malang berdasarkan persepsi anggota organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan etnografi yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan gambaran yang mendalam tentang budaya kerja-kekeluargaan yang berkembang pada perusahaan PT. Gunungmas Gondanglegi Malang. Data-data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan ketentuan sesuai dengan metode pendekatan etnografi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) yang ada pada PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang masih dirasa sangat kental, hal ini ditandai dengan tingginya rasa gotong royong antar karyawan, rasa paseduluran yang kuat, dan suasana kerja yang nyaman dan tidak mengikat. Penerapan budaya organisasi semacam ini tidak lepas dari latar belakang perusahaan sebagai perusahaan keluarga dan karyawan yang kebanyakan memiliki hubungan kekeluargaan. ENGLISH: Work-family culture are closely related to the organizational culture of collectivism proposed by Hofstede which developed in the eastern region that have specific characteristics such as work in groups and have a strong sense of kinship, especially in Java tribe. PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang have a lot of employees who come from Java tribe, this research will be analyze the work-family culture at PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang based on the perception of the organization's members. This research uses descriptive qualitative and ethnographic approach. The aims of this research to describe and provide in-depth description about the work- family culture that developed at PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang. Data were obtained through observation, interviews, and documentation in accordance with the provisions of the ethnographic approach. The results of this study indicate that the work-family culture at PT.Gunung Mas Gondanglegi Malang still exists. It is characterized by a high sense of mutual cooperation among employees, strong brotherhood, and a comfortable working environment. This occurs because the background of the company as a family company and employees who mostly have a familial relationship."],"dc:format":["text","other"],"dc:identifier.uri":["http://etheses.uin-malang.ac.id/843/1/11510078%20Pendahuluan.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/2/11510078%20Indonesia.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/3/11510078%20Inggris.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/4/11510078%20Arab.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/5/11510078%20Bab%201.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/6/11510078%20Bab%202.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/7/11510078%20Bab%203.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/8/11510078%20Bab%204.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/9/11510078%20Bab%205.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/10/11510078%20Daftar%20Pustaka.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/843/11/11510078%20Lampiran.rar"],"dc:language":["id","en","ar"],"dc:publisher.department":["Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen"],"dc:publisher.institution":["Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim"],"dc:relation.isreferencedby":["http://etheses.uin-malang.ac.id/843/"],"dc:subject":["150311 Organisational Behaviour"],"dc:title":["Budaya organisasi kerja-kekeluargaan (work-family culture) pada PT. Gunungmas Gondanglegi Malang"],"dc:type":["Thesis"],"dc:type.qualificationlevel":["undergraduate"],"dc:type.qualificationname":["other"]},"updated_at":"2026-07-24T03:00:57Z"}