{"id":{"repo_id":"malang","oai_identifier":"oai:etheses.uin-malang.ac.id:1284"},"canonical_url":"https://search.dev.ndltd.org/etd/malang/oai:etheses.uin-malang.ac.id:1284","repository":{"repo_id":"malang","name":"Maulana Malik Ibrahim Islamic State University Malang","base_url":"http://etheses.uin-malang.ac.id/cgi/oai2"},"display":{"title":"Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo Kabupaten Blitar: Tema Arsitektur Organik","abstract":"INDONESIA: Taman wisata alam merupakan salah satu tujuan tempat wisata yang biasa dikunjungi seseorang untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari. Energi alam yang cenderung positif dengan kekayaan potensi dan pemandangan alam yang indah menjadikannya lebih menarik perhatian seseorang dibandingkan dengan wisata lainnya. Pada masa sekarang, kebutuhan akan sarana wisata semakin hari semakin meningkat berbanding dengan jumlah penggunanya. Akan tetapi keadaan ini tidak diimbangi dengan penambahan jumlah sarana wisata yang mampu menampung aktivitas penggunanya.Oleh karena itu, diperlukan perancangan pada kawasan-kawasan yang mempunyai potensi sebagai kawasan wisata, salah satunya di Kawasan Mlalo. Kawasan Mlalo merupakan suatu kawasan yang terletak di Kab.Blitar tepatnya di Desa Bendosewu Kecamatan Talun. Kawasan Mlalo mempunyai beberapa potensi alam yang dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi sarana wisata alam, seperti adanya air terjun, sumber mata air, pemandangan alam yang indah dan alami, suasana kawasan nyaman dan tenang, goa kecil, rerimbunan tanaman bambu, dan lain sebagainya. Berdasarkan kedua alasan di ataslah yang melatarbelakangi adanya Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo. Tujuan Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo adalah untuk mewadahi aktivitas pengguna seperti rekreasi, edukasi, dan terapi. Selain itu, juga berfungsi sebagai salah satu usaha untuk menjaga dan melestarikan alam. Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo menggunakan pendekatan desain Arsitektur Organik untuk menyatukan antara objek rancangan dengan alam sehingga tercipta hubungan yang harmonis.Penerapan Arsitektur Organik dalam rancangan adalah dengan menjadi alam sebagai aspek yang paling penting yang menginspirasi rancangan sehingga menciptakan rancangan yang menyatu dengan alam dan merendah dengan alam. Konsep dasar pada Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo adalah Blend With Nature yang bersifat rekreatif, edukatif, terapis, dan konservasi yang mana menyatu, merendah, dan menghargai alam. Berdasarkan konsep tersebut diharap taman wisata alam tersebut mampu mewadahi aktivitas penggunanya dan menjadikan alam sebagai aspek yang penting dalam rancangan. Hal ini juga mngisyaratkan tentang kewajiban manusia sebagai khalifah di muka bumi dan kewajiban tentang menjaga alam dari kerusakan.","abstract_html":"INDONESIA: Taman wisata alam merupakan salah satu tujuan tempat wisata yang biasa dikunjungi seseorang untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari. Energi alam yang cenderung positif dengan kekayaan potensi dan pemandangan alam yang indah menjadikannya lebih menarik perhatian seseorang dibandingkan dengan wisata lainnya. Pada masa sekarang, kebutuhan akan sarana wisata semakin hari semakin meningkat berbanding dengan jumlah penggunanya. Akan tetapi keadaan ini tidak diimbangi dengan penambahan jumlah sarana wisata yang mampu menampung aktivitas penggunanya.Oleh karena itu, diperlukan perancangan pada kawasan-kawasan yang mempunyai potensi sebagai kawasan wisata, salah satunya di Kawasan Mlalo. Kawasan Mlalo merupakan suatu kawasan yang terletak di Kab.Blitar tepatnya di Desa Bendosewu Kecamatan Talun. Kawasan Mlalo mempunyai beberapa potensi alam yang dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi sarana wisata alam, seperti adanya air terjun, sumber mata air, pemandangan alam yang indah dan alami, suasana kawasan nyaman dan tenang, goa kecil, rerimbunan tanaman bambu, dan lain sebagainya. Berdasarkan kedua alasan di ataslah yang melatarbelakangi adanya Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo. Tujuan Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo adalah untuk mewadahi aktivitas pengguna seperti rekreasi, edukasi, dan terapi. Selain itu, juga berfungsi sebagai salah satu usaha untuk menjaga dan melestarikan alam. Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo menggunakan pendekatan desain Arsitektur Organik untuk menyatukan antara objek rancangan dengan alam sehingga tercipta hubungan yang harmonis.Penerapan Arsitektur Organik dalam rancangan adalah dengan menjadi alam sebagai aspek yang paling penting yang menginspirasi rancangan sehingga menciptakan rancangan yang menyatu dengan alam dan merendah dengan alam. Konsep dasar pada Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo adalah Blend With Nature yang bersifat rekreatif, edukatif, terapis, dan konservasi yang mana menyatu, merendah, dan menghargai alam. Berdasarkan konsep tersebut diharap taman wisata alam tersebut mampu mewadahi aktivitas penggunanya dan menjadikan alam sebagai aspek yang penting dalam rancangan. Hal ini juga mngisyaratkan tentang kewajiban manusia sebagai khalifah di muka bumi dan kewajiban tentang menjaga alam dari kerusakan.","abstract_has_math":false,"creators":["Husna, Ana Ziyadatul"],"institution":"Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim","degree_name":"other","degree_level":"undergraduate","degree_discipline":null,"degree_department":null,"school":null,"contributors":[],"advisors":[],"committee_chairs":[],"committee_members":[],"year":2013,"date_issued":"2013-01","date_published":"2013-01","updated_at":"2026-07-24T03:01:21Z","subjects":["12010810 Refreshment Facilities and Park Structures","12011101 Conventional Housing"],"languages":["id","en","ar"],"rights":[],"rights_urls":[],"identifier_entries":[]},"links":{"outbound_url":"http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/13/08660025_Lampiran.rar","outbound_label":"Repository record","outbound_source":"dc:identifier.uri"},"metadata_groups":[{"id":"people","label":"People","entries":[{"key":"dc:creator","label":"Author","values":["Husna, Ana Ziyadatul"]}]},{"id":"academic_context","label":"Academic Context","entries":[{"key":"dc:date","label":"Dc Date","values":["2013-01-30"]},{"key":"dc:date.issued","label":"Date","values":["2013-01"]},{"key":"dc:publisher.department","label":"Dc Publisher Department","values":["Fakultas Sains dan Teknologi: Jurusan Teknik Arsitektur"]},{"key":"dc:publisher.institution","label":"Dc Publisher Institution","values":["Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim"]},{"key":"dc:relation.isreferencedby","label":"Dc Relation Isreferencedby","values":["http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/"]},{"key":"dc:type","label":"Dc Type","values":["Thesis"]},{"key":"dc:type.qualificationlevel","label":"Dc Type Qualificationlevel","values":["undergraduate"]},{"key":"dc:type.qualificationname","label":"Dc Type Qualificationname","values":["other"]}]},{"id":"subjects_keywords","label":"Subjects and Keywords","entries":[{"key":"dc:subject","label":"Dc Subject","values":["12010810 Refreshment Facilities and Park Structures","12011101 Conventional Housing"]}]},{"id":"language_rights","label":"Language and Rights","entries":[{"key":"dc:language","label":"Dc Language","values":["id","en","ar"]}]},{"id":"identifiers","label":"Identifiers","entries":[{"key":"dc:identifier.uri","label":"Identifier URI","values":["http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/1/08660025_Pendahuluan.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/2/08660025_Indonesia.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/3/08660025_Inggris.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/4/08660025_Arab.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/5/08660025_Bab_1.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/7/08660025_Bab_2.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/6/08660025_Bab_3.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/9/08660025_Bab_4.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/8/08660025_Bab_5.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/10/08660025_Bab_6.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/11/08660025_Bab_7.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/12/08660025_Daftar_Pustaka.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/13/08660025_Lampiran.rar"]}]},{"id":"additional","label":"Additional Metadata","entries":[{"key":"dc:description.abstract","label":"Abstract","values":["INDONESIA: Taman wisata alam merupakan salah satu tujuan tempat wisata yang biasa dikunjungi seseorang untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari. Energi alam yang cenderung positif dengan kekayaan potensi dan pemandangan alam yang indah menjadikannya lebih menarik perhatian seseorang dibandingkan dengan wisata lainnya. Pada masa sekarang, kebutuhan akan sarana wisata semakin hari semakin meningkat berbanding dengan jumlah penggunanya. Akan tetapi keadaan ini tidak diimbangi dengan penambahan jumlah sarana wisata yang mampu menampung aktivitas penggunanya.Oleh karena itu, diperlukan perancangan pada kawasan-kawasan yang mempunyai potensi sebagai kawasan wisata, salah satunya di Kawasan Mlalo. Kawasan Mlalo merupakan suatu kawasan yang terletak di Kab.Blitar tepatnya di Desa Bendosewu Kecamatan Talun. Kawasan Mlalo mempunyai beberapa potensi alam yang dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi sarana wisata alam, seperti adanya air terjun, sumber mata air, pemandangan alam yang indah dan alami, suasana kawasan nyaman dan tenang, goa kecil, rerimbunan tanaman bambu, dan lain sebagainya. Berdasarkan kedua alasan di ataslah yang melatarbelakangi adanya Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo. Tujuan Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo adalah untuk mewadahi aktivitas pengguna seperti rekreasi, edukasi, dan terapi. Selain itu, juga berfungsi sebagai salah satu usaha untuk menjaga dan melestarikan alam. Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo menggunakan pendekatan desain Arsitektur Organik untuk menyatukan antara objek rancangan dengan alam sehingga tercipta hubungan yang harmonis.Penerapan Arsitektur Organik dalam rancangan adalah dengan menjadi alam sebagai aspek yang paling penting yang menginspirasi rancangan sehingga menciptakan rancangan yang menyatu dengan alam dan merendah dengan alam. Konsep dasar pada Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo adalah Blend With Nature yang bersifat rekreatif, edukatif, terapis, dan konservasi yang mana menyatu, merendah, dan menghargai alam. Berdasarkan konsep tersebut diharap taman wisata alam tersebut mampu mewadahi aktivitas penggunanya dan menjadikan alam sebagai aspek yang penting dalam rancangan. Hal ini juga mngisyaratkan tentang kewajiban manusia sebagai khalifah di muka bumi dan kewajiban tentang menjaga alam dari kerusakan."]},{"key":"dc:format","label":"Dc Format","values":["text","other"]},{"key":"dc:title","label":"Title","values":["Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo Kabupaten Blitar: Tema Arsitektur Organik"]}]}],"canonical_facts":{"dc:creator":["Husna, Ana Ziyadatul"],"dc:date":["2013-01-30"],"dc:date.issued":["2013-01"],"dc:description.abstract":["INDONESIA: Taman wisata alam merupakan salah satu tujuan tempat wisata yang biasa dikunjungi seseorang untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari. Energi alam yang cenderung positif dengan kekayaan potensi dan pemandangan alam yang indah menjadikannya lebih menarik perhatian seseorang dibandingkan dengan wisata lainnya. Pada masa sekarang, kebutuhan akan sarana wisata semakin hari semakin meningkat berbanding dengan jumlah penggunanya. Akan tetapi keadaan ini tidak diimbangi dengan penambahan jumlah sarana wisata yang mampu menampung aktivitas penggunanya.Oleh karena itu, diperlukan perancangan pada kawasan-kawasan yang mempunyai potensi sebagai kawasan wisata, salah satunya di Kawasan Mlalo. Kawasan Mlalo merupakan suatu kawasan yang terletak di Kab.Blitar tepatnya di Desa Bendosewu Kecamatan Talun. Kawasan Mlalo mempunyai beberapa potensi alam yang dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi sarana wisata alam, seperti adanya air terjun, sumber mata air, pemandangan alam yang indah dan alami, suasana kawasan nyaman dan tenang, goa kecil, rerimbunan tanaman bambu, dan lain sebagainya. Berdasarkan kedua alasan di ataslah yang melatarbelakangi adanya Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo. Tujuan Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo adalah untuk mewadahi aktivitas pengguna seperti rekreasi, edukasi, dan terapi. Selain itu, juga berfungsi sebagai salah satu usaha untuk menjaga dan melestarikan alam. Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo menggunakan pendekatan desain Arsitektur Organik untuk menyatukan antara objek rancangan dengan alam sehingga tercipta hubungan yang harmonis.Penerapan Arsitektur Organik dalam rancangan adalah dengan menjadi alam sebagai aspek yang paling penting yang menginspirasi rancangan sehingga menciptakan rancangan yang menyatu dengan alam dan merendah dengan alam. Konsep dasar pada Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo adalah Blend With Nature yang bersifat rekreatif, edukatif, terapis, dan konservasi yang mana menyatu, merendah, dan menghargai alam. Berdasarkan konsep tersebut diharap taman wisata alam tersebut mampu mewadahi aktivitas penggunanya dan menjadikan alam sebagai aspek yang penting dalam rancangan. Hal ini juga mngisyaratkan tentang kewajiban manusia sebagai khalifah di muka bumi dan kewajiban tentang menjaga alam dari kerusakan."],"dc:format":["text","other"],"dc:identifier.uri":["http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/1/08660025_Pendahuluan.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/2/08660025_Indonesia.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/3/08660025_Inggris.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/4/08660025_Arab.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/5/08660025_Bab_1.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/7/08660025_Bab_2.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/6/08660025_Bab_3.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/9/08660025_Bab_4.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/8/08660025_Bab_5.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/10/08660025_Bab_6.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/11/08660025_Bab_7.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/12/08660025_Daftar_Pustaka.pdf","http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/13/08660025_Lampiran.rar"],"dc:language":["id","en","ar"],"dc:publisher.department":["Fakultas Sains dan Teknologi: Jurusan Teknik Arsitektur"],"dc:publisher.institution":["Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim"],"dc:relation.isreferencedby":["http://etheses.uin-malang.ac.id/1284/"],"dc:subject":["12010810 Refreshment Facilities and Park Structures","12011101 Conventional Housing"],"dc:title":["Perancangan Taman Wisata Alam di Mlalo Kabupaten Blitar: Tema Arsitektur Organik"],"dc:type":["Thesis"],"dc:type.qualificationlevel":["undergraduate"],"dc:type.qualificationname":["other"]},"updated_at":"2026-07-24T03:01:21Z"}