Global ETD Search

Search theses and dissertations gathered from participating repositories worldwide. Every result links back to the library that holds it. No account is needed.

Results

Showing 1 to 7 of 7 for “"060101 Analytical Biochemistry"”.

  1. Studi pengomposan eceng gondok (Eichornia crassipes) dan jerami padi dengan penambahan biodekomposer

    INDONESIA: Pengomposan adalah suatu proses dekomposisi yang dilakukan oleh agen dekomposer (bakteria, actinomycetes, fungi, dan organisme tanah) terhadap buangan organik yang biodegradable. Kompos yang dihasilkan dari pengomposan bahan organik dapat digunakan untuk menguatkan struktur lahan kritis, …

    malang Repository record for Studi pengomposan eceng gondok (Eichornia crassipes) dan jerami padi dengan penambahan biodekomposer (opens in a new tab)

  2. Pengaruh lama fermentasi dan penambahan inokulum Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentus terhadap kualitas silase rumput kalanjana (Brachiaria mutica (Forssk.) Stapf)

    INDONESIA: Salah satu usaha untuk mengatasi kekurangan hijauan pada musim kemarau adalah dengan melakukan pengawetan bahan pakan hijauan dalam bentuk silase. Silase merupakan pengawetan hijauan yang disimpan dalam silo pada kondisi anaerob. Prinsip pembuatan silase adalah fermentasi hijauan oleh …

    malang Repository record for Pengaruh lama fermentasi dan penambahan inokulum Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentus terhadap kualitas silase rumput kalanjana (Brachiaria mutica (Forssk.) Stapf) (opens in a new tab)

  3. Pengaruh jumlah inokulum dan lama fermentasi oleh Bacillus mycoides terhadap kadar serat kasar dan protein kasar onggok

    INDONESIA: Onggok merupakan limbah pengolahan singkong menjadi tepung tapioka. Kandungan pati pada onggok yang masih sangat tinggi sehingga berpotensi sebagai campuran bahan pakan ternak salah satunya yaitu unggas. Namun hal ini terkendala dengan tingginya kadar serat kasar dan rendahnya kadar …

    malang Repository record for Pengaruh jumlah inokulum dan lama fermentasi oleh Bacillus mycoides terhadap kadar serat kasar dan protein kasar onggok (opens in a new tab)

  4. Pengaruh konsentrasi dan lama perendaman dalam air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) terhadap kualitas kadar protein dan jumlah total mikroba pada tahu putih

    INDONESIA: Tahu merupakan bahan pangan yang memiliki protein tinggi dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Menurunnya kadar protein pada produk pangan berarti menurunnya kualitas produk tersebut, terutama tahu. Kandungan protein yang tinggi pada tahu dapat menjadi media yang baik untuk pertumbuhan …

    malang Repository record for Pengaruh konsentrasi dan lama perendaman dalam air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) terhadap kualitas kadar protein dan jumlah total mikroba pada tahu putih (opens in a new tab)

  5. Pengaruh konsentrasi sukrosa dan sari kulit pisang terhadap kualitas minuman sinbiotik kulit pisang kepok (Musa paradisiaca)

    INDONESIA: Sinbiotik ialah interaksi antara mikroorganisme probiotik dengan zat prebiotik menghasilkan asam laktat dan mempercepat pertumbuhan probiotik dalam sistem pencernaan, karena prebiotik sebagai bahan pangan bakteri asam laktat untuk melakukan metabolisme. Salah satu zat prebiotik ialah …

    malang Repository record for Pengaruh konsentrasi sukrosa dan sari kulit pisang terhadap kualitas minuman sinbiotik kulit pisang kepok (Musa paradisiaca) (opens in a new tab)

  6. Pengaruh jenis inokulum dan lama fermentasi terhadap kadar serat kasar dan protein kasar onggok sebagai ransum ternak unggas

    INDONESIA: Onggok merupakan limbah padat pengolahan singkong menjadi tepung tapioka. Onggok mempunyai kandungan pati yang sangat tinggi sehingga berpotensi sebagai campuran bahan pakan (Ransum) ternak unggas. Namun hal tersebut terkendala oleh tingginya serat kasar dan rendahnya protein kasar. …

    malang Repository record for Pengaruh jenis inokulum dan lama fermentasi terhadap kadar serat kasar dan protein kasar onggok sebagai ransum ternak unggas (opens in a new tab)

  7. Biomarkers in the measurement of hepatic damage in sheep

    The measurement of urinary taurine and the liver specific enzymes AST and GGT in sheep with hepatic damage was undertaken to determine if urinary taurine could be used as a biomarker of hepatic damage. Two treatment groups (n = 5) were treated with O.125ml/Kg BW of carbon tetrachloride (CCl₄) …

    lincoln Repository record for Biomarkers in the measurement of hepatic damage in sheep (opens in a new tab)