Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
Pengaruh frekuensi dan konsentrasi penyiraman air limbah pembuatan tahu terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.)
Abstract
dc:description.abstractINDONESIA: Setiap penyelenggaraan kegiatan industri hampir selalu ada limbah. Air limbah pembuatan tahu yang berupa cairan dapat digunakan sebagai bahan penggumpalan sari kedelai dalam pembuatan tahu selanjutnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk beberapa macam keperluan diantaranya minuman ternak, pakan ikan, pupuk tanaman dan jamur. Air limbah pembuatan tahu juga dapat memberikan nutrisi bagi tanah serta dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan dalam pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, terdiri atas 2 faktor yaitu faktor pertama air limbah tahu dengan konsentrasi (K) 25%, 50%, 75%, 100% dan air sumur sebagai kontrol. Faktor kedua yaitu frekuensi (F) penyiraman yang dilakukan setiap hari, 1 minggu sekali, dan 2 minggu sekali dengan air limbah pembuatan tahu. Penelitian ini dilakukan dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiraman dengan air limbah pembuatan tahu terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.) berbeda nyata atau berpengaruh pada semua parameter pertumbuhan vegetatif yang diamati, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah, kadar klorofil, dan luas daun pada umur 50 HST (saat panen). Dalam penelitian ini, konsentrasi air limbah tahu yang efektif untuk pertumbuhan tanaman sawi adalah konsentrasi 25% dan penyiraman terbaik adalah 1 minggu sekali.
Degree
thesis:*- Name dc:type.qualificationname
- other
- Level dc:type.qualificationlevel
- undergraduate
- Grantor dc:publisher.institution
- Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
- Year dc:date.issued
- 2009
Author and committee
dc:creator, dc:contributor.*- Author dc:creator
-
- Novita, Febrianty Dwi
Subjects
dc:subject × 1Rights
- Language dc:language
- id