Back to search

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Kecerdasan spiritual anak punk di Kabupaten Malang

Abstract

dc:description.abstract

INDONESIA: Pada dasarnya setiap negara mempunyai kebudayaan yang beragam serta memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing. Namun dengan seiring berkembangnya zaman, banyak kebudayaan luar negeri yang masuk di Indonesia. Sehingga sering banyak bermunculan kelompok-kelompok sosial di dalam masyarakat. Terdapat sebuah kelompok sosial dengan dandanan yang khas biasa disebut dengan komunitas punk. Komunitas punk juga identik dengan kekerasan (anarkis). Dengan gaya hidup yang seperti itu membuat anak punk merasa mendapatkan kebebasan. Karena perilaku anak punk sekarang yang lebih mengarah ke premanisme, sehingga menyebabkan masyarakat umum memandang kurang baik kepada anak punk. Karena kegiatan komunitas punk yang lebih mengarah kedalam hal negatif sehingga bisa disimpulkan bahwa komunitas punk jarang melakukan hal positif yang dapat dikaitkan dengan perilaku kecerdasan spiritual seseorang. Berdasarkan latar belakang yang dijelaskan diatas tujuan peneliti dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bentuk perilaku kecerdasan spiritualitas anak punk di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Data diperoleh berdasarkan hasil pengambilan data dilapangan dengan metode wawancara dan observasi. Subjek pada penelitian ini berjumlah 2 anak punk yang ada di Malang. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah masing-masing subjek mempunyai dimensi kecerdasan spiritual dalam dirinya yang diaplikasikan pada kegiatan sehari-hari. ENGLISH: Every country has unique cultures those very kinds. But, in this globalization era, Indonesian cultures are influenced by many cultures from different countries. It creates many social communities in the society. There is a community with their special performing and their anarchy behavior that called by punk community. They feel comfort with their life style. Because of their attitudes, the societies opine that punkers are not good children. Usually punkers activities are refer to negative thinks, it makes everyone thinks that punk communities never do a positive thinks that related to their spiritual ability. Based on the background of study above, the aim of this study is to analyze about the spiritual ability of punker in Malang city. This research uses descriptive qualitative method by phenomenological term. The researcher collects the data by doing interview and observation. The subject of this study is two punker in Malang city. Base on the finding and discussion, the researcher know that every punker has their own spiritual ability that apply in their daily activities.

Degree

thesis:*
Name dc:type.qualificationname
other
Level dc:type.qualificationlevel
undergraduate
Grantor dc:publisher.institution
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
Year dc:date.issued
2014

Author and committee

dc:creator, dc:contributor.*
Author dc:creator
  • Amelasasih, Prianggi

Subjects

dc:subject × 1

Rights

Language dc:language
id, en, ar

Identifiers

dc:identifier.*
OAI identifier oai:identifier
oai:etheses.uin-malang.ac.id:802

Chain of custody

source
Harvested from
Maulana Malik Ibrahim Islamic State University Malang
Base URL
etheses.uin-malang.ac.id/cgi/oai2
Last updated
2026-07-24
Source record
OAI-PMH GetRecord
citation

Amelasasih, Prianggi. Kecerdasan spiritual anak punk di Kabupaten Malang. undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2014. http://etheses.uin-malang.ac.id/802/11/10410159%20Lampiran.rar