Back to search

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Perbandingan asas, mekanisme dan produktivitas pembiayaan murabahah, mudharabah serta musyarakah: Studi di Koperasi Agro Niaga Indonesia (Kanindo) Syariah Jawa Timur Cabang Dau Malang

Abstract

dc:description.abstract

INDONESIA: Lembaga keuangan syariah terus mengalami perkembangan dan mulai mendapat perhatian dari masyarakat. Koperasi syariah pada prinsipnya merupakan lembaga keuangan non bank yang menawarkan sitem keuangan yang bebas dari unsur riba. Salah satu koperasi bergerak di bidang syariah adalah Kanindo Syariah Jawa timur. Produk yang sedang dikembangkan adalah pembiayaan, murabahah, mudharabah dan musyarakah. Dari ketiga pembiayaan tersebut memiliki ciri khas yang berbeda sebagai keunggulan masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asas, mekanisme serta produktivitas pembiayaan murabahah, mudharabah dan musyarakah serta persamaan dan perbedaan ketiga pembiayaan tersebut ditinjau dari segi asas, mekanisme serta produktivitasnya di Kanindo Syariah Jawa Timur Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris, dengan mengumpulkan data yang bersifat deskriptif kualitatif. Data yang terkumpul merupakan kombinasi antara data primer, yang didukung dengan beberapa data sekunder yang digunakan sebagai data penjelas sebagai bahan analisis hasil penelitian. Sumber data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Kemudian analisis data bersifat deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan suatu keadaan atau fakta yang terjadi di lapangan. Pada tahap akhir hasil penelitian disimpulkan sesuai dengan rumusan masalah. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa landasan pembiayaan yang digunakan oleh Kanindo Syariah Jawa Timur adalah Fatwa DSN-MUI tentang masing-masing jenis pembiayaan. Mekanisme pengajuan pembiayaan dimulai dari mengisi formulir pengajuan pembiayaan kemudian calon nasabah melengkapi persayaratan yang telah ditentukan. Setelah itu dapat dilakukan survey untuk menilai kelayakan nasbah dalam pemberian pembiayaan. Pada Produktivitas pembiayaan murabahah, mudharabah dan musyarakah mengalami perkembangan yang signifikan selama tiga tahun terakhir. Mengenai perbandingan ketiga jenis pembiayaan tersebut dibedakan berdasarkan jenis pembiayaan konsumtif dan produktif. Perbandingan mekanisme pengajuan pembiayaannya adalah sama, yang membedakan hanya terdapat pada takaran sistem bagi hasilnya, pembiayaan murabahah profit marginnya sebesar 20%:80%. Sedangkan untuk pembiayaan mudaharabah dan musyarakah perbandingan nisbahnya sebesar 30%:70%. Dari segi perbadingan produktivitasnya, pembiayaan murabahah merupakan pembiayaan yang paling produktif dan diminati masyarakat. ENGLISH: Sharia Finance Institution tends to develop and attract the society’s attention. Basically, sharia cooperation is a non-banking finance institution offering a finance system without taking interest. One of Islamic cooperations is Kanindo Syariah Jawa Timur. There are three products which are developed by Kanindo, namely murabahah, mudharabah and musyarakah financing. Those financing systems have different characteristics as their excellent distinction. This research aims to identify the principle, mechanism and productivity of murabahah, mudharabah and musyarakah financing. It also aims to discover the similarity and difference of the three financing systems based on the principle, mechanism and productivity in Kanindo Syariah Jawa Timur Malang. This research employs an empirical study by collecting descriptive and qualitative data. The data are combination of primary data supported by some secondary data. Secondary data functioned as explanatory data which are used as an object of analysis. The data source is obtained through interview and documentation. The descriptive data analysis is conducted to describe the condition or factual matters occured in the field. Research finding shows that the basic of financings implemented by Kanindo Syariah Jawa Timur is DSN-MUI fatwa (legal decree) concerning the types of financing. The mechanism of financing submission is started by filling the form, then the customer complete the requirements. Afterward, the survey can be conducted to assess the customer’s feasibility for giving the financing. The productivity of murabahah, mudharabah and musyarakah financing have been developed significantly for the last three years. The three financing systems are differentiated based on the types of consumptive and productive financing. Meanwhile, the mechanisms of the financing submission are similar. The only difference is the profit sharing system measurement. The profit margin of murabahah financing is 20%:80%. Whereas, the profit sharing ratio (nisbah) of mudharabah and musyarakah financing are 30%:70%. Based on the productivity matter, murabahah financing is the most productive financing which attracts the society the most.

Degree

thesis:*
Name dc:type.qualificationname
other
Level dc:type.qualificationlevel
undergraduate
Grantor dc:publisher.institution
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
Year dc:date.issued
2015

Author and committee

dc:creator, dc:contributor.*
Author dc:creator
  • Arifiana, Firda Afwa

Subjects

dc:subject × 1

Rights

Language dc:language
id, en, ar

Identifiers

dc:identifier.*
OAI identifier oai:identifier
oai:etheses.uin-malang.ac.id:214

Chain of custody

source
Harvested from
Maulana Malik Ibrahim Islamic State University Malang
Base URL
etheses.uin-malang.ac.id/cgi/oai2
Last updated
2026-07-24
Source record
OAI-PMH GetRecord
citation

Arifiana, Firda Afwa. Perbandingan asas, mekanisme dan produktivitas pembiayaan murabahah, mudharabah serta musyarakah: Studi di Koperasi Agro Niaga Indonesia (Kanindo) Syariah Jawa Timur Cabang Dau Malang. undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2015. http://etheses.uin-malang.ac.id/214/11/11220011%20Lampiran.rar