Back to search

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Peranan koping religius terhadap konflik peran ganda mahasiswa UIN Malang yang telah menikah

Abstract

dc:description.abstract

INDONESIA: Beraneka ragam konflik yang terjadi pada mahasiswa yang berperan ganda merupakan fenomena yang banyak terjadi. Situasi yang sulit ini membuat keadaan emosional menjadi tidak stabil sehingga menimbulkan stres atau keadaan yang penuh dengan tekanan. strategi koping religius merupakan salah satu metode yang baik untuk memediasi keadaan yang sulit tersebut. Hasil dari menggunakan strategi koping religius selain membuat ketenangan juga mampu meningkatkan religiusitas seseorang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana jenis koping religius yang yang digunakan terhadap konflik peran ganda mahasiswa yang telah menikah dan bagaimana dinamika koping religius terhadap konflik peran ganda mahasiswa yang telah menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis koping religius terhadap konflik peran ganda mahasiswa yang telah menikah dan dinamika koping religius terhadap konflik peran ganda mahasiswa yang telah menikah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan tujuan untuk menghasilkan data deskriptif dan desain penelitian yang digunakan adalah fenomenologi yaitu pandangan berfikir yang memfokuskan kepada pengalaman subjektif manusia. Karakteristik subjek dalam penelitian ini adalah seorang mahasiswi yang telah menikah minimal 1 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jenis koping religius yang dihasilkan berdasarkan metode koping religius yang digunakan dalam mencari makna, yang terdiri dari mendefinisikan stressor melalui agama sebagai hal yang secara potensial membawa kebaikan dan bermanfaat bagi individu serta mendefinisikan stressor sebagai hukuman dari Tuhan atas dosa-dosa yang telah dilakukan dan Metode koping religius untuk mendapatkan kenyamanan dan mencapai kedekatan dengan Allah, yaitu mencari dukungan spritual dengan mencari kenyamanan dan ketentraman hati melalui cinta dan pemeliharaan dari Tuhan, melakukan ritual-ritual keagamaan seperti shalat Tahajud, shalat Dhuha, membaca Al-Qur’an, dan berdo’a yang disebut dengan kolaboratif koping untuk mengalihkan perhaitian dari sumber stres, memurnikan spritual melalui aktifitas keagamaan, merasa mengalami ketersambungan dengan Tuhan, pasrah dengan tujuan bahwa Tuhan diatas segalanya, pengekspresian kebingungan dan ketidakpuasaan terhadap Tuhan di saat situasi yang penuh dengan stres. ENGLISH: A wide assortment of the conflict in the dual role of students is a phenomenon that happens a lot.The difficult situation makes emotional state becomes unstable, giving rise stress or a state of pressure. Religious coping strategies is one good method to mediate these difficult state. The results of using religious coping strategies than make peace also able to improve one's religiosity. Formulation of the problem in this research is how the type of religious coping that are used to multiple roles conflict of students who have been married and how the dynamics of religious coping on the dual role conflict of students who have been married.This study aims to determine the type of religious coping to dual role conflict of students who are married and the dynamics of religious coping to dual role conflict of students who have been married. The method used in this study is a qualitative research with the aim to generate descriptive data and the research design used is phenomenology, namely the view of thinking which focuses on subjective human experience.Characteristics of the subjects in this study is a student who has been married at least 1 year. Data collection techniques used in this study are interviews and observation. Based on the results of the research, it can be concluded that the type of the resulting religious coping based on methods used in coping religious search for meaning, which consists of defining the stressor through religion as potentially bringing kindness and benefit to individuals as well as defining stressor as punishment from God for the sins that have been committed and coping Method to get religious comfort and achieve closeness with Godare looking for spiritual support by seeking comfort and peace of heart through love and care of God, perform religious rituals such as praying Duha, Tahajud, reading Qur'aan, and pray the coping collaborative to divert attention from the source of stress, purifies the spiritual through religious activities, were having interconnectedness with God, resigned with the intention that the Lord above all, expression of confusion and dissatisfaction against the Lord in the current situation which is full of stress.

Degree

thesis:*
Name dc:type.qualificationname
other
Level dc:type.qualificationlevel
undergraduate
Grantor dc:publisher.institution
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
Year dc:date.issued
2013

Author and committee

dc:creator, dc:contributor.*
Author dc:creator
  • Peralaiko, Ervina

Subjects

dc:subject × 1

Rights

Language dc:language
id, en

Identifiers

dc:identifier.*
OAI identifier oai:identifier
oai:etheses.uin-malang.ac.id:1763

Chain of custody

source
Harvested from
Maulana Malik Ibrahim Islamic State University Malang
Base URL
etheses.uin-malang.ac.id/cgi/oai2
Last updated
2026-07-24
Source record
OAI-PMH GetRecord
citation

Peralaiko, Ervina. Peranan koping religius terhadap konflik peran ganda mahasiswa UIN Malang yang telah menikah. undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2013. http://etheses.uin-malang.ac.id/1763/10/09410015_Lampiran.rar