Back to search

Universitas Islan Negeri Maulana Malik Ibrahim

Perlindungan tenaga kerja wanita dalam perspektif maqashid syari'ah: Studi di Balai Latihan Kerja Luar Negeri dan penampungan "Anugerah Usaha Jaya" Kota Malang

Abstract

dc:description.abstract

INDONESIA: Malang sebagian besar warganya terutama perempuan banyak yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri sebagai Pembantu Rumah Tangga. Sebelum para calon TKW di berangkatkan ke luar negeri mereka ditampung terlebih dahulu di penampungan atau di balai lat ihan kerja luar negeri (BLK-LN). Selama di BLK-LN, para TKW harus menunggu masa tunggu yang lama. kebanyakan TKW mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan. Mereka di bentak-bentak dengan segala peraturan. Di antara peraturan tersebut adalah tidak bisa pulang ke rumah, tidak bisa keluar dari penampungan kecuali izin dari petugas. Padahal memperoleh izin ini sangat sulit. Bertemu dengan keluarga yang mengunjungi juga amat sulit. Berdasarkan latar belakang diatas maka ada beberapa rumusan masalah sebagai berikut: yang pertama, Bagaimana upaya BLK-LN “ Anugerah Usaha Jaya” Kota Malang dalam memberikan perlindungan terhadap calon TKW Dalam Perspektif Maqashid Syariah, yang kedua, Apa kendala-kendala yang dihadapi BLK-LN “ Anugerah Usaha Jaya” Kota Malang dalam memberikan perlindungan kepada calonTKW. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya ditekankan pada wawancara dan dokumentasi pada BLK-LN “An ugerah U saha Jaya” Kota Malang. Dalam penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa BLK-LN “ Anu gerah Usaha Jaya” Kota Malang telah memberikan upaya perlindungan terhadap calon TKW perlindungan tersebut ada yang sudah sesuai dan ada yang belum sesuai dengan maqashid syariah. Adapun yang sudah sesuai dengan maqashid sya ri’ah ialah dalam hal memelihara agama, memelihara jiwa (jenis pekerjaan sesuai dengan fitrah dan tabiat), memelihara akal dan harta dan yang belum sesuai dengan ( maqashid alsyari’ah) ialah dalam hal memelihara keturunan dan memelihara Jiwa (izin wali). sedangkan, dalam prosesnya terdapat kendala-kendala yang membuat kinerja BLK-LN “Anu gerah Usaha J aya” Ko ta Malang tidak maksimal. diantaranya kurangnya tenaga pengajar dan tenaga pengajar yang kompeten. ENGLISH: The majority of malang citizens, especially women work as Labor Women (TKW) abroad as domestic maids. Before the prospective maids take off overseas, they are accommodated in advance in shelters or in Vocational Training Center of Working Abroad. During the training, the maids have to wait a long waiting period. Most of them get less favorable treatment. They're snapped with all applicable regulations exist. Among these regulations, they are not permitted to go home or to get out of the shelter without permission of the officers. In case it is very difficult to obtain permission. Meet with the family who visits is difficult as well. Based on background of the study above, there are several formulations of the problems as follows: The first one, how is the attempt of Vocational Training Center of Working Abroad, ‘ BLK-LN’ Jaya Business Award, Malang in providing protection against t he prospective migrant workers on the perspective Maqashid Sharia. Secondly, what constraints faced by Vocational Training Center of Working Abroad, ‘ BLK-LN’ "Enterprises Anugerah Jaya", Malang in providing protection to prospective migrant workers. The type of this research is a qualitative research with descriptive qualitative approach. While data collection techniques are emphasized in interviews and documentation on Vocational Training Center of Working Abroad, ‘ BLK-LN’ "Jaya Business Award", Malang. Data analysis method i n this research, used qualitative da ta analysis. The results of this study indicated that the Vocational Training Center of Working Abroad, ‘ BLK-LN’ "Jaya Business Award", Malang has provided safeguards for the protection of migrant workers, some are already fit and some are not in accordance to Sharia Maqashid. As for which is in conformity with Shariah maqashid in terms of maintaining religion is nourishing the soul (a kind of works in accordance with the nature and character), maintain reasonable and treasure. And which is not in accordance with (Maqashid al-Shari'ah) in terms of the breeding and maintain Soul (guardian permission). Whereas, in the process, there are obstacles that make the performance of Vocational Training Center of Working Abroad, ‘ BLK-LN’ "Jaya Business Award", Malang is not maximal, including lack of competent teachers.

Degree

thesis:*
Name dc:type.qualificationname
other
Level dc:type.qualificationlevel
undergraduate
Grantor dc:publisher.institution
Universitas Islan Negeri Maulana Malik Ibrahim
Year dc:date.issued
2015

Author and committee

dc:creator, dc:contributor.*
Author dc:creator
  • Karuniawati, Dian

Subjects

dc:subject × 1

Rights

Language dc:language
id, en, ar

Chain of custody

source
Harvested from
Maulana Malik Ibrahim Islamic State University Malang
Base URL
etheses.uin-malang.ac.id/cgi/oai2
Last updated
2026-07-24
Source record
OAI-PMH GetRecord
citation

Karuniawati, Dian. Perlindungan tenaga kerja wanita dalam perspektif maqashid syari'ah: Studi di Balai Latihan Kerja Luar Negeri dan penampungan "Anugerah Usaha Jaya" Kota Malang. undergraduate thesis, Universitas Islan Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2015.